gundah

ok, kasusnya cuma 1 : saya terpuruk

maunya positif thinking….

seharusnya, jika saya tahu undangan itu cuma akan membuat saya senewen, saya tidak perlu datang

seharusnya, jika saya memutuskan datang, jangan mengeluh karena membuang2 waktu

seharusnya, jika saya sudah memutuskan hidup dengan seseorang, jangan berpikir untuk meninggalkannya tanpa ambil hak saya

seharusnya, jika saya sudah memutuskan untuk menampar harga diri orang yang pernah berbua aniaya pada saya, jangan pernah menoleh kebelakan dan berfikir tentang kasihan

seharusnya, jika saya sudah bekerja keras sedari muda, saya layak dapat libur meskipun itu terpaksa.

seharusnya, jika keadaan berjalan dengan tidak sebagus yang saya mau, saya tidak uring2an terus… lebih baik berkhayal yang indah2 dan bernyanyi2 kalau betul2 kosong kepala

seharusnya saya bisa menikmati tidur karena dipikir sampai sepanjang malam pun kecuali Jibril datang tiba2, saya nggak akan dapet ilham apa2…..

seharusnya saya bersyukur karena orang yang hidup di samping saya begitu disukai banyak orang.

seharusnya saya bersyukur karena tidak semua orang bisa tinggal di tempat bergengsi dan elit, meskipun hati kecil saya bilang ‘andai kamu tau……’  toh kenyataannya mereka tidak tau… dan mau menabung selama apapun mereka tidak akan sanggup menerjang saya ke sini atau sekedar seimbang dengan prestasi kecil yang saya raih di masa lalu

seharusnya saya pergi tidur karena di kasur ada seseorang yang rindu tidur dengan saya malam ini….. 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.